Sel. Sep 21st, 2021

Tolak Masjidnya Dijadikan Tempat Kampanye, Takmir Masjid Asyurkati Mendapat Dukungan Dari Kapolres Salatiga

Polres Salatiga – Dalam rangka mewujudkan iklim sejuk kondusif, khususnya menjelang Pelaksanaan Pemilu 2019, Kapolres Salatiga AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi bersama jajarannya, berupaya lebih mendekatkan diri dengan masyarakat, salah satunya dengan rutin melaksanakan Sholat Subuh keliling di Seluruh Masjid Di Kota Salatiga secara bergiliran, seperti pada pelaksanaan Sholat Subuh berjamaah di Masjid Abu Bakar Asshidiq Sidorejo Lor Kota Salatiga, pada hari Rabu tanggal 10/04/2019.

Selesai Sholat Subuh Kapolres Salatiga menyempatkan diri menyampaikan himbauan kepada jamaah yang hadir terkait dengan perkembangan situasi Kamtibmas saat ini, agar para jamaah selalu menjaga situasi Kamtibmas karena dengan situasi aman proses pembelajaran dan kurikulum Ponpes Asyurkati bisa berjalan dengan baik, jangan sampai hajatan 5 tahunan ini merusak hubungan pertemanan, salah satunya adalah dengan menjaga kesucian masjid untuk tidak digunakan sebagai tempat kegiatan politik praktis, mari salurkan hak pilih kita demi kemajuan Bangsa Indonesia, jelas AKBP Gatot Hendro Hartono

Ust Diding Direktur Ponpes Asyurkati menyampikan, selamat datang di Ponpes Asyurkati semoga Sholat Subuh ini menjadi berkah bagi kita semua, karena banyak yang punya kesehatan, mobil, namun tidak mendapatkan rahmat nikmatnya sholat subuh, sangat jarang seorang Kapolres mengajak anggotanya untuk melaksanakan sholat subuh bersama, ujarnya.

Pada kesempatan selanjutnya Kapolres menegaskan bahwa kegiatan seperti ini sudah secara rutin dilaksanakan di seluruh Masjid di Kota Salatiga termasuk sholat jumat keliling, untuk mensosialisasikan terkait upaya menciptakan Pemilu 2019 yang damai, tegas AKBP Gatot Hendro Hartono SE MSi

Sebagai wujud dukungan atas himbauan Kapolres tentang menjaga kesucian Masjid, Santri Ponpes Asyurkati bersama Kapolres Salatiga dan jajarannya berfoto bersama dengan membentangkan spanduk bertuliskan ” Kami Segenap Tokoh Agama, Tokoh Masyarakat dan Alim Ulama Kota Salatiga Menolak Masjid Digunakan Sebagai Tempat Kampanye”.

(Humas Polres Salatiga Polda Jateng)